Selama 14 Hari 7856 Pengendara di Kota Tangerang Kena Tilang Mayoritas Sepeda Motor

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sebanyak 7.856 pengendara di Kota Tangerang kena tilang selama Operasi Patuh Jaya yang dilaksanakan pada 20 September sampai 3 Oktober 2021.
Wakasatlantas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Mbarep Susilo mengatakan, sebagian besar dari jumlah di atas didominasi oleh sepeda motor.
Total ada 5.692 kendaraan roda dua yang ditilang saat Operasi Patuh Jaya.
[embedded content]"Yang juga banyak ditindak itu mobil sedan sebanyak 951 pengendara. Lalu 787 pengendara mini bus, 80 pengendara pikap," ujar Mbarep, Selasa (5/10/2021).
"Kemudian 50 pengendara truk, 16 pengendara taksi, 10 pengendara angkot," tambahnya.
Sementara, tilang dilakukan dengan cara penyitaan surat kendaraan bermotornya seperti SIM dan STNK.
"7.856 pengendara itu SIM yang ditindak ada 2.560. Kalau STNK ada 5.026," papar Mbarep.
Baca juga: 44.003 Pengendara Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2021, Paling Banyak Pemotor Melawan Arus
Ia menuturkan, jenis pelanggaran terbanyak adalah penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar.
Dari catatan yang diperoleh, ada 1.158 pengguna knalpot tak sesuai standar ditindak kepolisian.
0 Response to "Selama 14 Hari 7856 Pengendara di Kota Tangerang Kena Tilang Mayoritas Sepeda Motor"
Post a Comment